Batik Batik Indonesia,Batik Batik Nusantara,Batik Batik Pekalongan,Batik Batik Cirebon,Batik Batik Daerah Indonesia,Batik Batik Murah,Batik Batik Modern,Batik Batik Indonesia dan keterangannya,Batik Batik Nusantara dan Daerah Asalnya,Batik Batik Nusantara dan Keterangannya
 |
| Jual Kain Baju Batik,Pak Ilham 0858 6528 1630 (indosat) |
Batik (atau kata
Batik) berasal dari bahasa Jawa “amba” yang berarti
menulis
dan “nitik”. Batik adalah seni melukis dilakukan diatas kain dengan
menggunakan lilin atau malam sebagai pelindung untuk mendapatkan ragam
hias diatas kain tersebut. Dan Batik itu sendiri adalah kerajinan yang
memiliki nilai seni tinggi dan telah menjadi bagian dari budaya
Indonesia (khususnya Jawa) sejak lama. Perempuan-perempuan Jawa pada
masa lampau menjadikan keterampilan mereka dalam membatik sebagai mata
pencaharian, sehingga pada masa lalu pekerjaan membatik adalah pekerjaan
eksklusif perempuan sampai ditemukannya “Batik Cap” yang memungkinkan
masuknya laki-laki ke dalam bidang ini.
Ada beberapa pengecualian bagi
fenomena ini, yaitu batik pesisir yang memiliki garis maskulin seperti
yang bisa dilihat pada corak “Mega Mendung”, dimana di beberapa daerah
pesisir pekerjaan membatik adalah lazim bagi kaum lelaki.
Tradisi membatik pada mulanya merupakan tradisi yang turun temurun,
sehingga kadang kala suatu motif dapat dikenali berasal dari batik
keluarga tertentu. Beberapa motif batik dapat menunjukkan status
seseorang. Bahkan sampai saat ini, beberapa motif batik tadisional hanya
dipakai oleh keluarga keraton Yogyakarta dan Surakarta.
Batik merupakan warisan nenek moyang Indonesia (
Jawa ) yang sampai saat ini masih ada. Batik juga pertama kali
diperkenalkan kepada dunia oleh Presiden Soeharto, yang pada waktu itu
memakai batik pada Konferensi PBB.
Ciri-ciri batik tradisional :
- Ragam hias motif ular, barong, geometris, pagoda.
- Coraknya mempunyai arti simbolik.
- Warna cenderung gelap ( putih – hitam – coklat kehitaman ).
- Motif ciri khas daerah asal.
Ciri-ciri batik modern :
- Ragam hias bebas binatang, tumbuhan, rangkaian bunga dll.
- Corak tidak mempunyai arti simbolik tertentu.
- Penggunaan warna bebas seperti biru, merah, ungu dsb.
- Motif tidak memiliki ciri khas daerah asal.
MACAM – MACAM MOTIF BATIK
Motif batik adalah kerangka gambar yang mewujudkan batik secara keseluruhan.
Menurut unsurnya batik dibagi menjadi 2 (dua ),yaitu :
- ORNAMEN Motif utama
- ISEN Motif pengisi ( Titik – titik , Garis , Titik dan Garis, dsb )
PENGGOLONGAN MOTIF BATIK A.GEOMETRIS
1.Motif banji
- Motif disusun dari garis – garis.
- Motif klasik
- Jarang ditemui
- Khas banyumas
- Motif besar
- Warna coklat, hitam.
Namanya : Banji guling, banji bengkok, banji kancip, banji kerton.
Senirupa : Cara Membuat Batik Sederhana
Berikut ini saya akan sharing cara-cara membuat batik sederhana,
sangat cocok untuk dipraktekkan dalam berkarya atau sebagai bahan bagi
guru atau pengajar dalam memberi tugas latihan
seni terapan 2 dimensi bagi siswa. berikut caranya :
Bahan dan alat :
- Lilin,
- Krayon,
- Pewarna,
- Kertas,
- kuas sederhana,
- Tempat air/pewarna, dan
- Koran bekas.
Prosedur pengerjaannya:
- Membuat kuas sederhana dari kapas dengan lidi atau tusuk sate
sebagai tangkainya. Kuas itu dibuat dengan cara melilitkan sejumlah
kapas pada salah satu ujung lidi atau tusuk sate, besarnya kurang lebih
sebesar ibu jari orang dewasa. Supaya tidak lepas, ujung lilitan kapas
diikat dengan tali atau benang. Buat 3 buah kuas.
- Menyiapkan pewarna. Pewarna yang dapat digunakan pada kegiatan
membatik sederhana ini ada yang tergolong pada pewarna buatan dan
pewarna alam. Yang termasuk pewarna buatan di antaranya: cat air,
ontan/sepuhan (berbentuk serbuk), pewarna kue cair. Kunyit, daun suji,
buah ganola, gambir adalah sebagian dari bahan pewarna alam.
- Bila sudah ditentukan pewarna mana yang akan digunakan,buatlah
larutan nya pada tempat pewarna yang sudah disediakan. Usahakan larutan
pewarna tersebut tidak terlalu encer. Siapkan beberapa macam warna, hal
ini akan diperlukan bila akan membuat gambar yang memiliki banyak warna
atau membuat campuran warna.
- Membuat gambar. Buatlah gambar dengan lilin di atas kertas yang
sudah disediakan. Kertas yang digunakan diantaranya: kertas gambar,
kertas hvs, stensil. Tentu saja gambar tidak akan kelihatan.
- Memunculkan gambar batik. Letakkan kertas yang sudah
digambari di atas kertas koran. Pulaslah kertas tersebut dengan kuas
sederhana yang terlebih dahulu dicelupkan pada larutan pewarna.
Pemulasan dapat hanya dengan satu warna, bisa pula beberapa warna
bergantung pada pilihan. Bila pada saat menggambar menggunakan lilin
penerangan yang berwarna putih, maka garis-garis gambar akan berwarna
putih. Apabila dikehendaki garis-garis gambar berwarna, pada saat
menggambari kertas harus menggunakan krayon berwarna.